bergegaslah, kawan… tuk sambut masa depan
tetap berpegang tangan, saling berpelukan
berikan senyuman tuk sebuah perpisahan!
kenanglah sahabat… kita untuk slamanya!
tetap berpegang tangan, saling berpelukan
berikan senyuman tuk sebuah perpisahan!
kenanglah sahabat… kita untuk slamanya!
bondan prakoso feat fade2black - kita selamanya
saat kejadian itu, kira-kira hari
liburan sekolah aku dan kamu tidak pernah lagi bertatap muka, bukan hanya itu
saja kitapun tidak lagi berhubungan lewat message, telpon atau apalah jejaring
lainnya. Entahlah aku tak dapat menerka kenapa ini terjadi, dan kenapa
tiba-tiba aku merasa ada yang berubah. Atau hanya felling aku saja? Tapi ini
diluar perkiraanku. Aku mencoba untuk menghubunginya, lagi-lagi kamu sibuk
dengan urusanmu. Itu yang aku benci dari kamu teman!
Sore itu, saat senja datang saat
matahari mulai terbenam. Aku mengirimkannya sebuah pesan singkat untuknya yang
berisikan “hey, tih apa kabarnya? Sombong ya tidak pernah menghubungiku lagi”
tanyaku, kepada ratih. Lalu berselang satu atau dua menit ia pun membalas pesan
singkatku tersebut “aku baik-baik saja, bagaimana denganmu? Aku tidak sombong
ris, maafkan aku jikalau aku terlalu sibuk dengan urusanku” jawab ratih. Sejenak
aku mulai berpikir, ini bukan kali pertamanya dia begini tapi ini sudah lebih
dari itu, dan aku risih melihatnya. Aku merasa ada yang berubah dari dia,
entahlah aku tak ingin memperpanjang masalah sepele ini. Aku biarkan ini
berlalu dengan sendirinya, dan lagi itu terjadi yang membuatku risih, kesal,
sedih menerima perubahannya. Mungkin dia telah menemukan sahabat baru diluar
sana yang tentunya tidak seperti aku yang suka marah-marah tidak jelas, atau
mungkin karna kesalahanku juga? Tapi entahlah.... aku mencoba tetap menjadi
diriku sendiri, diriku yang dulu. Tapi tidak dengan dia sahabatku yang sangat
aku rindukan.
Terus dan terus aku memberi tahu
tentang perubahan yang terjadi padanya, tapi nyatanya lagi-lagi terabaikan. Jika
nanti sikapku berubah, jangan tanya mengapa karna semua itu karnamu!
Sedih melihat sahabat yang kita sayang
bersikap berbeda tapi apa boleh buat, aku harus menerima perubahannya. Karna tak
ada gunanya lagi aku mengomel kalau tetap saja dia tak bisa jadi dulu yang aku
rindukan.
Untuk sahabatku, yang merasa ini
untuknya sadarlah wahai sahabat kamu berubah tidak seperti kamu yang ku kenal
dulu, aku merasa asing terhadapmu. Aku ingin kamu berubah, aku merindukanmu
sahabat. Tetaplah menjadi sahabat untukku bukan menjadi musuhku di kemudian
hari nanti...
dan buat kalian yang merasa sahabatmu atau temanmu berubah, apapun, dimanapun dan kapanpun tetaplah bersamanya. karna sahabat akan selalu ada disaat kamu terjatuh atau di saat kamu senang. seperti spongebob dan patrick selalu bersama :)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar